Bersama Jajaran Bawaslu Se-Sumatera Barat Terkhusus Bawaslu Kepulauan Mentawai, Nonato Membagikan Pengalaman Pengawasan Pemilu Di Daerah Kepulauan
|
Kupang, Bawaslu NTT – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nonato Da P. Sarmento memaparkan beberapa strategi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu di wilayah kepulauan. Materi ini sangat komprehensif dan relevan bagi Kepulauan Mentawai, mengingat kemiripan karakteristik geografisnya dengan NTT sebagai wilayah kepulauan.
Identifikasi Kerawanan Utama
Dalam paparannya, Nonato menekankan beberapa kerawanan utama yang perlu diperhatikan dalam pengawasan pemilu di daerah kepulauan, antara lain:
🏝️ Logistik:
Risiko keterlambatan akibat cuaca buruk dan gelombang laut.
Potensi kerusakan logistik seperti barang basah atau segel rusak selama distribusi antar pulau.
📊 Data Pemilih:
Kesulitan dalam pendataan warga di pulau terpencil.
Permasalahan pemilih musiman, seperti nelayan, dan adanya data ganda.
🗳️ Pungut Hitung:
Akses ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sulit, yang dapat menyebabkan hilangnya hak pilih.
Potensi dokumen C-Hasil rusak atau hilang saat pengiriman kembali lewat jalur laut.
🌐 Infrastruktur:
Keterbatasan sinyal internet dan listrik yang menghambat pelaporan real-time melalui sistem Siwaslu.
Strategi Pencegahan & Tata Kelola
Nonato juga menyampaikan beberapa strategi pencegahan dan tata kelola yang dapat diadaptasi di Kepulauan Mentawai:
✅ Adaptasi Anggaran:
Menerapkan flexible budgeting untuk biaya transportasi laut yang mahal dan tidak terduga.
✅ Penguatan Partisipasi:
Membangun Forum Warga & Kampung Pengawasan untuk melawan politik uang di daerah 3T.
Membentuk komunitas digital melalui grup koordinasi cepat antar kader di tiap pulau.
✅ Sinergi Stakeholder:
Menjalin kerja sama (MoU) dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk pengamanan logistik dan dukungan mobilitas pengawas.
✅ Patroli Pengawasan:
Meningkatkan kehadiran fisik pengawas di lapangan, terutama pada masa tenang dan hari pemungutan suara untuk memitigasi praktik politik uang.
Kesimpulan
Nonato menegaskan bahwa pengawasan di wilayah kepulauan tidak bisa disamakan dengan wilayah daratan. Kunci keberhasilan terletak pada tata kelola yang adaptif, pemetaan risiko yang akurat, dan pemanfaatan teknologi yang memiliki fitur offline-to-online. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelaksanaan pemilu di Kepulauan Mentawai dapat berjalan dengan lebih baik dan transparan.
Penulis : Andry
Foto : Andry