Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU NTT Gandeng GARAMIN Perkuat Pengawasan Partisipatif Ramah Disabilitas

​"Bersama GARAMIN, Bawaslu NTT Wujudkan Pengawasan Inklusif dan Ramah Disabilitas."

​"Bersama GARAMIN, Bawaslu NTT Wujudkan Pengawasan Inklusif dan Ramah Disabilitas"

KUPANG, Bawaslu NTT - Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan audiensi dengan Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi atau GARAMIN NTT di Kantor Sekretariat GARAMIN NTT, Senin (15/6/2026).

Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka persiapan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Pengawasan Partisipatif dan Pemilu Inklusif.

Bawaslu Provinsi NTT diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda Djembri Pahwali, bersama jajaran staf Sekretariat. Dalam pertemuan tersebut, Djembri menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif. “Kami berharap teman-teman GARAMIN dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan MoU dan sosialisasi pengawasan partisipatif. Melalui pertemuan ini, kami juga berharap konsep MoU yang telah disiapkan dapat dibahas dan disepakati bersama,” ujar Djembri.

Menurutnya, penguatan pengawasan partisipatif perlu membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Karena itu, kerja sama dengan GARAMIN NTT diharapkan dapat memperkuat komitmen Bawaslu NTT dalam mendorong penyelenggaraan Pemilu dan pemilihan yang inklusif, aksesibel, dan ramah disabilitas.

Sementara itu, Sekretaris GARAMIN NTT, Elmi Sumarni Ismau, menyampaikan apresiasi atas rencana kerja sama yang diinisiasi Bawaslu NTT. Ia menilai MoU tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara penyelenggara Pemilu dan organisasi penyandang disabilitas.

Elmi juga menyampaikan mengenai agenda pelaksanaan kegiatan Temu Inklusi Nasional di Kota Kupang yang akan digelar pada Tahun 2026 dan 2027, yang melibatkan komunitas penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Melalui momentum tersebut, ia berharap Bawaslu NTT dapat ikut berkolaborasi dengan membagikan praktik baik pengawasan Pemilu yang ramah disabilitas.

“Kami berharap Bawaslu NTT dapat berkolaborasi dalam kegiatan Temu Inklusi Nasional, terutama dengan menyampaikan praktik baik pengawasan Pemilu yang mendukung aksesibilitas serta pemenuhan hak politik penyandang disabilitas dalam Pemilu dan Pilkada,” ujar Elmi.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu NTT dan GARAMIN NTT dalam membangun pengawasan partisipatif yang lebih inklusif serta memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang yang setara dalam proses demokrasi.

Penulis : Maria Hakim

Foto : Humas Bawaslu NTT