Lompat ke isi utama

Berita

Buka P2P Bawaslu Sumba Timur, Amrunur : “Partisipasi Kunci Pemilu Bermartabat”

Pemilu Bermartabat Dimulai dari Partisipasi Masyarakat

Pemilu Bermartabat Dimulai dari Partisipasi Masyarakat

WAINGAPU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur melaksanakan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Kegiatan ini bertemakan “Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 yang bermartabat” dengan melibatkan anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumba Timur sebagai peserta, Rabu (15/07/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Amrunur Muh. Darwan, S.Si.

Dalam sambutannya, Amrunur menegaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan strategi Bawaslu meningkatkan partisipasi masyarakat mengawasi Pemilu. Dengan P2P Bawaslu mencetak kader-kader demokrasi yang mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menjaga integritas Pemilu.

"Pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, kita sedang mencetak kader-kader demokrasi yang mampu berfungsi dan bergerak dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat”, tegas Amrunur.

Amrunur juga berharap agar peserta serius mengikuti kegiatan diskusi agar mendapatkan pengetahuan tentang demokrasi dan kepemiluan. Lebih dari itu, P2P ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengawasan pemilu menjadi tanggung jawab kita bersama.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses demokrasi melalui keterlibatan aktif dalam pengawasan. Menurutnya, ketika masyarakat merasa memiliki pemilu, maka pengawasan tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh warga negara.

"Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam pengawasan, semakin kecil peluang terjadinya pelanggaran dan kecurangan. Inilah semangat yang ingin kita bangun melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif," tutupnya.

Penulis : Maria Hakim

Foto : Humas Bawaslu NTT