Mahasiswa Administrasi Publik Unwira Gali Ilmu Perilaku Organisasi Langsung dari Ketua Bawaslu NTT
|
KUPANG – Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang melakukan pertemuan dengan Ketua Bawaslu Provinsi NTT Nonato Da Purificacao Sarmento pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan yang dimulai tepat pukul 10.00 WITA berlangsung di ruang kerja Ketua Bawaslu Provinsi NTT.
Kunjungan ini dilakukan oleh empat mahasiswa, yakni Maria Triniarti Yositona, Yohana Natalia Gekaj Lamak, Maria Anjelina Sabu Lonek, dan Maria Marcelina Ngene. Bertujuan untuk melakukan pengambilan data wawancara guna memenuhi tugas mata kuliah Perilaku Organisasi.
Ketua Bawaslu NTT menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya kini mengedepankan konsep New Public Service, di mana orientasi birokrasi sangat menekankan partisipasi masyarakat dan keterbukaan ruang publik.
Nato menjelaskan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, Bawaslu tetap dituntut kreatif melakukan inovasi sektor publik melalui pola adaptive dan collaborative governance. Beberapa inovasi yang telah dijalankan antara lain program Bawaslu Ngampus dan Bawaslu Goes to School sebagai sarana pendidikan pemilih di luar tahapan Pemilu.
Bawaslu NTT juga telah beradaptasi dengan era digital melalui transformasi digital dan penerapan kebijakan paperless dalam administrasi untuk mendukung kelestarian lingkungan. Menanggapi isu reformasi birokrasi, Ketua Bawaslu NTT menegaskan bahwa reformasi tidak boleh hanya menjadi slogan atau jargon administratif semata. Menurutnya, inti dari reformasi birokrasi adalah menyentuh aspek budaya sosial (social culture) dan pembangunan karakter manusia di dalam institusi.
Pertemuan ini memberikan gambaran komprehensif bagi para mahasiswa mengenai bagaimana teori perilaku organisasi diimplementasikan secara nyata dalam sebuah lembaga negara demi pelayanan publik yang lebih baik.
Penulis : Marlis Nomleni
Foto : Humas Bawaslu NTT