Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu NTT Bangun Konsolidasi Demokrasi Bersama GMKI Cabang Kupang
|
KUPANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus konsolidasi demokrasi di Sekretariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang, Rabu 22 Juli 2026.
Hadir dalam kegiatan Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Magdalena Yuanita Wake dan James Welem Ratu, bersama jajaran staf Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT. Rombongan diterima secara langsung oleh Ketua Cabang GMKI Kupang beserta jajaran pengurus.
Anggota Bawaslu NTT, Magdalena Yuanita Wake, menyampaikan bahwa tujuan dari kunjungan ini merupakan bagian dari langkah konsolidasi demokrasi Bawaslu untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi melalui pengawasan partisipatif bersama elemen organisasi kemahasiswaan (Cipayung).
"Pemilu merupakan instrumen demokrasi yang paling nyata. Kami berharap ada masukan serta catatan kritis dari adik-adik mahasiswa terkait pelaksanaan Pemilu 2024 yang lalu guna memperkuat jejaring pengawasan partisipatif warga," ujar Magdalena.
Sementara itu, Anggota Bawaslu NTT James Welem Ratu menyoroti pentingnya ruang diskusi bersama mahasiswa terkait dinamika regulasi Pemilu, isu kontestasi peserta Pemilu, biaya politik, hingga netralitas ASN-TNI-POLRI juga politik uang.
James menekankan bahwa meskipun penegakan hukum Pemilu memiliki batasan kewenangan yang ketat sesuai regulasi, Bawaslu tetap berkomitmen merangkul gagasan serta semangat kritis generasi muda.
Pertemuan berlangsung hangat dan diisi dengan diskusi interaktif mengenai evaluasi pengawasan Pemilu, tantangan kampanye di media sosial, serta peluang kerja sama strategis antara Bawaslu NTT dan GMKI Kupang ke depan.
Penulis : Marlis Nomleni
Foto : Humas Bawaslu NTT