Apel Pagi Bawaslu NTT: Jaga Kesehatan, Percepat Pelaksanaan Kegiatan, dan Tingkatkan Edukasi Publik
|
KUPANG – Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kesehatan, mempercepat pelaksanaan agenda kerja menjelang akhir Oktober, serta terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi pengawasan Pemilu, termasuk pada masa non-tahapan. Pesan tersebut disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu NTT, Magdalena Yuanita Wake, saat memimpin apel pagi di lingkungan Bawaslu Provinsi NTT, Senin (26/10/2026).
Dalam amanatnya, Magdalena mengingatkan seluruh pegawai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit, termasuk flu tipe A yang perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan gejala yang menyerupai COVID-19. Ia mengimbau seluruh jajaran untuk menjaga kondisi tubuh, memperhatikan pola hidup sehat, serta memperbanyak konsumsi air putih, terlebih di tengah cuaca panas yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan.
“Di tengah kondisi cuaca yang cukup panas dan adanya risiko penyakit seperti flu tipe A, saya mengimbau seluruh pegawai untuk selalu menjaga kesehatan, memperhatikan kondisi tubuh, dan memperbanyak minum air putih. Kesehatan harus menjadi perhatian bersama agar kita tetap dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” ungkap Magdalena.
Selain menekankan pentingnya kesehatan, Magdalena juga mengingatkan bahwa minggu terakhir Oktober menjadi momentum bagi setiap divisi untuk memastikan seluruh agenda dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Ia meminta masing-masing divisi segera menindaklanjuti kegiatan yang masih berjalan maupun yang belum dilaksanakan agar target kerja dapat tercapai sesuai dengan perencanaan.
Memasuki penghujung bulan, koordinasi dan komitmen seluruh jajaran menjadi hal penting untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif. Oleh karena itu, setiap divisi diharapkan dapat mengidentifikasi agenda yang perlu segera diselesaikan, meningkatkan koordinasi internal, serta memastikan pelaksanaan kegiatan tetap sesuai dengan target dan tanggung jawab masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Magdalena juga menyoroti pentingnya publikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kerja-kerja Bawaslu di luar tahapan Pemilu. Menurutnya, berbagai konten edukasi kepemiluan yang telah disebarluaskan melalui media sosial Bawaslu NTT merupakan langkah positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Namun, masih terdapat masyarakat yang mempertanyakan apa yang dikerjakan Bawaslu ketika tidak sedang berlangsung tahapan Pemilu.
“Media sosial kita sudah banyak memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kepemiluan. Namun, masih ada masyarakat yang bertanya, Bawaslu bekerja apa ketika tidak ada tahapan Pemilu? Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan edukasi dan menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan serta kerja-kerja Bawaslu pada masa non-tahapan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pegawai Bawaslu NTT dapat mengambil peran aktif dalam menyampaikan informasi kelembagaan melalui berbagai saluran komunikasi yang tersedia. Publikasi kegiatan tidak hanya menjadi tanggung jawab bagian tertentu, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun pemahaman masyarakat terhadap peran Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi.
Melalui apel pagi ini, seluruh jajaran Bawaslu Provinsi NTT diharapkan semakin memperkuat kedisiplinan, menjaga kesehatan, menyelesaikan agenda kerja secara tepat waktu, serta meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Bawaslu tetap dapat dirasakan melalui edukasi, pencegahan, pengawasan, dan berbagai kegiatan kelembagaan, baik selama tahapan maupun di luar tahapan Pemilu.
Penulis : Agustinus Daga
Foto : Humas Bawaslu NTT