Evaluasi Kehumasan 2026, Bawaslu NTT Fokus Tingkatkan Kualitas Visual Informasi
|
KUPANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat Evaluasi Kehumasan Kelembagaan pada Senin, 25 Mei 2026, di Aula Kantor Bawaslu NTT. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat strategi komunikasi digital dan meningkatkan kualitas visual informasi dalam mengawal tahapan Pemilu.
Kinerja kehumasan Bawaslu NTT selama Caturwulan I (Januari-April) 2026 menunjukkan tren pertumbuhan eksponensial. Volume produksi konten melonjak drastis sebesar 550%, dari 77 konten pada Januari menjadi 425 konten pada April 2026. Capaian ini jauh melampaui standar minimum yang ditetapkan dalam Surat Edaran Nomor 38 Tahun 2022, di mana Bawaslu NTT berhasil mempublikasikan rata-rata 14,1 konten per hari dari target minimal 3 konten per hari.
Dominasi konten visual menjadi kunci utama, dengan komposisi 52% konten grafis (223 produk) dan 40% konten video (170 produk) yang tersebar di berbagai platform seperti Instagram, Facebook, X, TikTok, dan YouTube. Meskipun secara kuantitas sangat tinggi, Ketua Bawaslu NTT menekankan pentingnya pergeseran dari sekadar kepatuhan menuju penguasaan narasi yang berkualitas.
James Welem Ratu, dalam sesi evaluasi menyoroti perlunya perbaikan teknik pengambilan gambar menggunakan kamera ponsel agar lebih profesional. "Visual yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat pesan pengawasan," ujarnya. Ia merekomendasikan penggunaan teknik framing yang lebih dinamis, seperti Medium Shot dan Close Up, serta mengurangi konten yang bersifat formal-seremonial demi meningkatkan engagement publik.
Sebagai langkah tindak lanjut, Bawaslu NTT berencana membentuk tim kerja kehumasan lintas divisi dan menyelenggarakan pelatihan penulisan berita, untuk meningkatkan kapasitas staf dalam melakukan storytelling. Upaya ini diharapkan dapat mengubah wajah digital Bawaslu NTT menjadi lebih humanis dan informatif bagi Masyarakat.
Penulis : Marlis Nomleni
Foto : Fauzan Syarif