Ketua Bawaslu NTT Tekankan Pentingnya Kualitas SDM dan Pendidikan Politik dalam Kegiatan "Ngabuburit Pengawasan" di TTS
|
Kupang – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nonato Da Purificacao Sarmento, hadir secara zoom meeting sebagai narasumber utama dalam kegiatan "Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026" yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat, 13 Maret 2026, bertempat di Ruang Sekretariat Bawaslu Kabupaten TTS ini mengusung tema "Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu" dengan fokus materi pada "Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu".
Nonato Sarmento menyoroti tantangan besar dalam demokrasi Indonesia, khususnya mengenai pergeseran orientasi politik dari gagasan yang ideal menuju politik transaksional. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya kualitas pendidikan politik.
"Kita berharap SDM pengawas pemilu kita bagus, tapi kita sering melupakan bahwa pendidikan politik dan sosialisasi kepada masyarakat tidak berjalan maksimal karena orientasi kegiatan yang seringkali hanya berbasis anggaran," tegas Nonato dalam arahannya.
Ia juga menjelaskan mengenai piramida politik warga, yang membagi kategori masyarakat dari warga yang pasif, patuh, partisipatif, hingga kritis, sebagai dasar pemahaman dalam membangun pengawasan partisipatif.
Lebih lanjut, Ketua Bawaslu NTT menyinggung hasil riset Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) skala NTT tahun 2025 yang diluncurkan pada November lalu, Ia mencatat adanya indikator penting terkait proses penanganan pemilu yang harus dapat dipertanggungjawabkan demi meningkatkan kualitas demokrasi di masa depan. Menurutnya, jika proses pendidikan pemilih dan pengawasan partisipatif berjalan dengan baik, maka upaya peningkatan kapasitas pengawas pemilu di periode-periode mendatang tidak akan lagi menemui kesulitan yang berarti.
Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Desi M. Nomleni, dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan strategi pengawasan demi mewujudkan pemilu yang adil dan bermartabat. Pihaknya terus berupaya melakukan berbagai inovasi, baik yang bersifat administratif maupun teknis, untuk mengoptimalkan kinerja lembaga Bawaslu di tingkat kabupaten meskipun dengan keterbatasan yang ada.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan kapasitas jajaran pengawas pemilu di Kabupaten TTS dalam menghadapi tahapan-tahapan demokrasi selanjutnya.
Penulis : Marlis Nomleni
Foto : Humas Bawaslu TTS