Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTT Perkuat Strategi Publikasi Pasca Pemilu: Pastikan Informasi Pengawasan Tetap Terintegrasi

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti langkah strategis pusat dalam memperkuat kehadiran digital lembaga melalui rapat koordinasi “Konsolidasi Publikasi Bawaslu Pasca Pemilu” yang digelar secara daring pada Selasa (10/02/2026).

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti langkah strategis pusat dalam memperkuat kehadiran digital lembaga melalui rapat koordinasi “Konsolidasi Publikasi Bawaslu Pasca Pemilu” yang digelar secara daring pada Selasa (10/02/2026). 

KUPANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti langkah strategis pusat dalam memperkuat kehadiran digital lembaga melalui rapat koordinasi “Konsolidasi Publikasi Bawaslu Pasca Pemilu” yang digelar secara daring pada Selasa (10/02/2026). 


Kegiatan yang diikuti oleh para penanggung jawab kehumasan di tingkat Provinsi ini bertujuan untuk menyatukan visi dan menyeragamkan narasi komunikasi publik setelah berakhirnya tahapan puncak pemilu. Dalam arahannya, ditekankan bahwa masa pasca pemilu bukan berarti aktivitas kehumasan meredup, melainkan momen krusial untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengawasan kepada masyarakat melalui media sosial yang lebih interaktif dan edukatif.


Bawaslu Provinsi NTT melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) terus mendorong agar Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh wilayah NTT tetap aktif memproduksi konten publikasi. Tujuannya adalah menjaga kepercayaan publik serta memberikan literasi demokrasi yang berkelanjutan bagi masyarakat di Bumi Flobamora.


Sinergi komunikasi ini diharapkan mampu menciptakan pola diseminasi informasi yang seragam dan masif, sehingga hasil kerja-kerja pengawasan di Nusa Tenggara Timur dapat terdokumentasi dan terpublikasi dengan baik melalui kanal resmi lembaga.

Penulis : Andry

Foto : Andry